penugasan/pentingnya-mental Health-
Kediri,30/09/2020
PENTINGNYA
MENTAL HEALTH
DIMASA SEKARANG PADA GENERASI Z.
Pepatah
latin mengatakan “Mens Sana In Corpore Sano”
yang berarti di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Sehat sering
kali digaris bawahi dari segi fisik saja, meraka yang ngak memiliki adalah
mereka yang sehat. Padahal seseorang dinyatakan sehat adalah mereka yang sehat
fisik dan sehat jiwa atau yang sering disebut sehat jasmani dan rohani. Menurut WHO (World Health Organisation), orang
disebut sehat secara mental jika ia dapat menyadari kemampuannya, dapat
menangani stres dalam hidupnya sehari-hari, dapat bekerja dengan produktif,
serta dapat berkontribusi untuk sekitarnya.
Paradigma masyarakat mengenai kesehatan jiwa yang dianggap kalah penting dibandingkan kesehatan fisik. Apalagi dikalangan remaja banyak dari mereka yang menggap kesehatan jiwa merupakan hal yang mudah untuk dinyatakan begitu saja. Perlu kita sadari bahwa kesehatan mental menjadi sebuah kebutuhan yang harus selalu diperhatikan oleh masyarakat terutama generasi muda.
Menurut
survey yang dilakukan oleh World Health Organization atau WHO, sekitar 20
persen anak-anak dan remaja di dunia mengalami gangguan dan permasalahan
mental. Dan lebih dari 800.000 orang setiap tahunnya mati karena bunuh diri
atau dapat diartikan 1 kamtian dalam 40 detik. Bunuh diri sendiri menjadi
penyebab terbesar ke-2 kematian yang terjadi pada usia 15-29 tahun. Dari survey
tersebut menyebutkan generasi milenial saat ini lebih rentan terkena gangguan
mental. Mengapa demikian?
Masa remaja merupakan masa perubahan dan penyesuain, baik
secara fisik dan psikis yang banyak menimbulkan problema atau masalah seperti
masalah psikologis, emosional, maupun finansial.
Tak hanya
itu di Indonesia, dilansir dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia yang
menyatakan kejadian bunuh diri cenderung meningkat. Pada tahun 2012, WHO
menunjukkan angka bunuh diri di Indonesia mencapai 1,6% sampai 1,8% per 100.000
jiwa. Bahkan pada tahun 2020, WHO memprediksi angka bunug diri di Indonesia
mencapai 2,4% per 100.000 jiwa.
Tetapi tidak selalu orang yang mengalami gangguan mental
adalah mereka yang melakukan kekerasan dan hal-hal diluar kebiasaan. Dan
mungkin, orang lain tidak bisa mengetahuinya dan hanya dirinya yang mengetahu
berada pada kondisi masalah mental.Bisa jadi mereka orang-orang yang masih
sangat aktif dan produktif yang malakukan kebiasaan seperti orang normal. Dalam
kondisi seperti ini kesehatan mental sangat diperlukan untuk mengatahui
keberadaan dirinya sendiri.
Rendahnya kesadaran kesehatan mental merupakan faktor internal
yang menjadi penyebab utamanya. Selain itu banyak faktor eksternal, seperti
lingkungsn dan masnyarakat yang tidak mengetahui penanganan pada seseorang yang
sudah mempunyai masalah kesehatan mental health. Banyak masyarakat juga
mengganggap bahwa orang yang terkena kesehatan mental adalah orang gila dan
orang tersebut tidak akan bisa sembuh normal.
Pada zaman sekarang ini, masyarakat harus lebih peka terhadap
mental health. Karena dalam kondisi pandemi seperti sekarang bukan hanya fisik
yang harus dijaga namun juga kondisi mental setiap orang, yang dihadapi pada
aturan new normal yang mendorong
setiap orang untuk beradaptasi cepat dengan kebiasaan yang baru. Pada kondisi
tersebut banyak berpengaruh dengan ekonomi seperti potensi besar terkena PHK
yang membuat risau dengan masalah finansial, karir dan masa depan.
Salah satu jalan keluar yang bisa diambil untuk mengatasi
seseorang yang sudah mempunyai masalah kesehatan mental adalah dengan pergi ke
psikolog. Kesehatan mental bukan suatu penyakit yang tidak bisa diobati namun
sebuah kondisi yang dapat distabilkan.
Selain itu, cara yang dapat kita lakukan yaitu membantu sesam
dengan cara yang sederhana. Seperti mengajak berbicara dan mendengarkkan orang
lain ketika curhat. Dengan memberikan kenyamanan bagi mereka akan lebih
membaik. Tak lagi dengan diri kita sendiri yang harus menjaga kesehatan mental
dengan bercerita kepada orang lain.
Menjaga kesehatan mental baik diri sendiri maupun orang lain
adalah hal yang sangat penting. Masalah yang biasanya hanya dianggap remeh oleh
masyarakat akan menjadi membaik, dengan membantu beban masalah tersebut akan
ringan dan pikiran dan mental orang lain akan membaik. Jadi mari kita mulai
bersama dari hal kecil dan dari diri kita sendiri untuk memberikan perhatian
khusus pada mental health.
Terimaksih dan salam hangat....
Komentar
Posting Komentar