penugasan/.Cerita tentang pentingnya-mengetahui-diri sendiri

 kediri, 29/09/2020

CERITA TENTANG MEMAHAMI, MENERIMA,

DAN MENYAYANGI DIRI SENDIRI




    Seberapa kenal dan dekat kamu dengan diri kamu sendiri? Kapan terakhir kamu menyapa, berdialog, dan mengevaluasi diri kamu? Hmm.. sudah lama? Atau mungkin tidak pernah sama sekali?

Pepatah mengatakan “Tak Kenal Maka Tak Sayang” hal ini sering kita jadikan kosep dalam kehidupan kita sehari-hari tapi, sayangnya konsep tersebut sulit untuk menjadi konsep pada diri kita sendiri. 

Diri sendiri seharusnya adalah orang pertama yang kita kenali sebelum mengenal orang lain. Tapi, dalam kenyataanya kita sering kali meremehkan hal tersebut.

Pernyataan kepada orang lain menganai aku tau isi hatimu, udah kamu tak perlu berbohong. Jika hal itu kembali pada diri kita sendiri mungkin kita bingung untuk menjawabnya.

    Sering kita meremehkan diri kita sendiri dan mengunggulkan orang tanpa ada batas malah melampaui batas untuk memuji orang lain, ya.. itu baik. Tapi tidak baiknya kamu melupakan dirimu sendiri. Tanpa melihat dibalik sebuah kata aku yang sebenarnya ada kata its okay menjadi bahan yang gak perlu untuk difahami bahkan hal itu tak pernah terpikirkan.

Padahal, memiliki pemahaman mendalam tentang diri sendiri murupakan hal yang penting untuk suatu apapun yang akan kita kerjakan. Dikutip dari Healthline, Stephania Kang seorang psikolog dari PsycCentral mengatakan pentingnya menjalin hubungan dengan diri sendiri, bahkan hal ini merupakan hal utama yang perlu dilakukan.    

            Memahami saja tidak akan cukup bila tidak diikuti dengan menerima diri sendiri, merima memiliki arti yang luas. Trudi Griffin,LPC, MS menerima diri sendiri berarti mampu menghargai semua aspek yang ada pada diri sendiri. Tidak hanya menerima keunggulan pada diri sendiri melainkan juga kekurangan yang kita miliki. Yang sering kita dengan manusia didunia ini tidak ada yang sempurna. Terkadang kita terlalu menuntut diri sendiri untuk berbuat tinggi dan merasa paling berhasil mencapai segala sesuatu. Tapi kita juga tidak boleh lupa akan kekurangan yang kita miliki, menerima kekurangan mungkin bukanlah hal yang mudah butuh waktu dan proses, tetapi dengan menerima diri sendiri, kita akan merasa lega dan bersyukur.

            Lalu mengapa sulit untuk menerima diri sendiri? Ini merupakan akibat dari kamu melupakan fase untuk memahami diri sendiri. Kemudian apa yang harus dilakukan untuk menerima diri sendiri? Kuncinya mulai dari sekarang kamu harus belajar untuk memahami diri sendiri. Dari hal tersebut kita akan dapat menerima diri kita sendiri, mulai dari menerima diri dari keuggulan diri, kurangan diri, emosi dalam diri, dan sisi gelap diri sendiri. Tak cukup untuk menerima diri sendiri kita juga harus mencintai diri sendiri.

            Mencintai diri sendiri merupakan sebuah penghargaan atas diri kita sendiri. Seorang praktisi psikologi, Margaret Paul Ph.D mendefinisikan mencintai diri sendiri sebagai perilaku memahami nilai sebenarnya dalam diri, tentang apa yang sebenarnya ada di dalam diri sendiri, bukan menilai diri berdasarkan penampilan fisik atau performa diri. Mencintai diri sendiri dengan baik merupakan salah satu bibit untuk belajar mencintai orang lain dengan baik pula. Mencintai diri sendiri juga mengajarkan diri kita untuk menjadi priibadi yang lebih rendah hati dalam menilai orang lain.

Mencintai diri sendiri merupakan tahapan yang terbesar untuk kita mengtahui kepribadian diri sendiri. Dengan rasa cinta semua akan menjadi bahagia, begitu diri kita yang akan mencintai dirinya sendiri, semua akan terasa nikmat saat kita merasa tahapan dari rasa cinta. 

            Memahami, menerima, dan mencintai diri sendiri merupakan hal yang sulit bagi sebagian orang, tapi hal itu akan menjadi mudah jika kita mulai belajar dari sekarang. Dan dapat melakukan hal-hal sebagi berikut :

1.    #Kenali kepribadian diri sendiri

2.     # Lakukan evaluasi pada diri sendiri tanpa harus menyalahkan orang lain

3.     # Minta masukan-masukan dari orang lain dan terimalah masukan tersebut

4.      #Jadikan kekurangan perilaku lama sebagai pengalaman untuk masa depan

5.      #Fokus pada hal-hal positif

            Pentingnya sikap untuk memahami, menerima dan mencintai diri sendiri untuk kehidupan sehari-hari. Banyak manfaat yang akan kita rasakan untuk memahami, menerima, dan mencintai diri sendiri diantaranya:

1.      1. Tujuan hidup untuk menuju masa depan akan lebih teratur

Dalam kehidupan sehari-hari pasti kita banyak melewati pilihan yang berat untuk menentukan sesuatu, seperti destinasi wisata, karir, dab bahkan jodoh. Dari rasa memahami diri sendiri kita akan menentukan pilihan yang sesuai dengan passion diri sendiri.

2.      2. Memudahkan untuk berkomunikasi dan bersosialisasi

Dengan menerima diri sendiri kita akan lebih berpikir dewasa, dapat iklas menerima suatu keadaan. Seperti halnya dalam kehidupan bermasyarakat kita akan banyak teman untuk bergaul karena kita mempunya pandangan untuk menerima diri sendiri dalam situasi apapun

3.      3. Menghindari diri gangguan mental

Ketika kita mencintai diri sendiri akan hanya ada pikiran yang positif tentang dirimu sendiri. Dari pemikiran yang positif tersebut akan membuat diri sendiri menjadi bahagia dan menghilangkan gangguan jiwa.

Jadi, mulai dari sekarang ayo kita bersama-sama menanamkan pada diri kita sendiri untuk belajar memahami, menerima, dan mencintai diri sendiri, sebelum kita mencintai orang lain.

Terimakasih dan Salam hangat...




Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

penugasan/pentingnya-mental Health-